Menjadi penduduk Indonesia ,sebuah negeri muslim terbesar ,juga merupakan nikmat yan perlu kita syukuri.Di negeri ini ,kita muslim beribadah dengan mudah.Terutama di daerah yang mayoritas muslim. Masjid ada dimana-mana ,kesempatan untuk beribadah terbuka lebar untuk kita semua.
Sungguh patut kita syukuri .Cobalah ,jika kita hidup di negeri yang muslimnya sudah minoritas.Kita mungkin akan kesulitan yang luar biasa untuk hanya melaksanakan salat jum,at ,apalagi salat lima waktu secara berjamaah.Saudara – saudara kita yang ada di Eropa,tepatnya di kota Bridgford Barat , Inggris, Kaum muslimin di sana sangat kesulitan mencari lahan kosong untuk mendirikan mesjid.Selama bertahun-tahun mereka harus pergi ke kota lain untuk melaksanakan salat jum’at .Hingga tahun ini mereka menggunakan garasi rumah sebagai masjid.
Demikian pula yang terjadi di negara Perancis,karena kekurangan mesjid ,Saudara-saudara kita kaum muslimin di paris terpaksa salat jum’at di jalan raya .Begitupun Sudara-saudara kita yang ada di negeri Swedia ,Rusia,Belanda dan masih banyak lagi di belahan dunia lainnya yang belum pernah terbayangkan di dalam benak kita.
Mengapa miris?
Karena ternyata ketersedian masjid yang hampir tersebar ke mana-mana tidak membuat kita berusaha untuk memakmurkan masjid ,akan tetapi kita sebagai kaum muslimin berusaha untuk meninggalkan masjid dengan beribu alasan yang tak jelas.Masjid hanya dijadikan tempat salat fardhu,itupun sepi dari jama’ah.Yang patut kita ketahui bahwa kekuatan Islam ada pada kebersamaannya(jama’ahnya).Maukah kita menjadi slah satu domba yang di makan di dalam kandangnya ? ,tentu hal ini yang tidak kita harapkan Saudaraku sekalian.
Satu kesyukuran untuk kita yang yang dilahirkan dan dibesarkan di negara Indonesia,dan hingga saat ini masjid yang ada di Indonesia sudah tersebar hingga ke pelosok desa ,menurut data terakhir yang di keluarkan (tahun 2013) ,jumlah masjid yang ada di Indonesia telah menghampiri 1( satu) juta masjid ,sebuah angka yang sangat fantastis sekaligus membuat miris.
Jika membaca kembali lembaran perjalanan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyatukan puing-puing kejayaan ummat ini,ternyata kita dicukupkan pada sebuah kesimpulan bahwa dari masjidlah ummat ini mulai melangkah meraih kejayaannya.Oleh karena itu marilah kita meneguhkan tekad seraya bertakbir. Masjid kan ku ramaikan,waktu yang berlalu takkan kuhiraukan,terik matahari yang memilukan,takkan menghalangi langkahku tuk mencapai tujuan.
Setiap waktu hati kita harus senantiasa terpaut pada masjid.Tak hanya di dikala magrib tapi juga setiap waktu.Siapapun sadar akan hal ini.Sampai-sampai orang yahudi mengetahuinya.
Pernah dikisahkan ,pasca meletusnya perang antara mesir dan Israel tahun 1973 ,ada salah seorang tentara Mesir berkata kepada tentara Yahudi , “Demi Allah,kami akan memerangi dan mengalahkan kalian sampai ada diantara kalian yang bersembunyi di balik pohon atau batu,Kemudian batu itu berkata “Hai hamba Allah !hai Muslim ! ini ada yahudi di belakangku kemarilah dan bunuh dia’kecuali pohon gorqhod ,maka itu adalah pohon orang-orang Yahudi(HR Muslim).Berbeda dengan sebagian orang muslim,orang Yahudi percaya akan ramalan Rasulullah ,sehingga mereka berusaha menanam pohon gorqhod di taman –taman hingga hari ini( tulisan yang berjudul“Yahudi dan ramalan Rasulullah” di Hidayatullah.com, 14 April 2003), mereka (Yahudi) menjawab “ Orang Islam tidak akan menang hingga jama’ah salat subuhnya sama dengan jumlah salat jum’atnya”.
Maka tugas kita hari ini bukan memperbaiki fisik masjid.Apalagi membangun masjid baru yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari masjid yang telah ada.Tugas kita adalah memakmurkan masjid.
Kata “Memakmurkan “ berasal dari kata dasar “makmur”.Kata itu merupakan serapan dari bahasa arab yang memiliki banyak arti Diantarnya adalah:membangun,memperbaiki,mendiami,menetapi,mengisi,menghidupkan,mengabdi,menghormati, dan memelihara.Kata itu dipakai oleh Allah dalam firman-Nya yang juga menunjukka keutamaan pemakmur masjid.
“Hanya yang memakmurkan masjid –masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian,serta tetap mendirikan shalat,menunaikan zakat,dan tiidak takut(kepada siapa pun) selain kepada Allah.maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS.At-Taubah:18)
Dengan demikian ,arti”memakmurkan masjid” adalah membangun ,mendirikan,dan memelihara masjid,menghormati dan menjaganya agar bersih dan suci,serta mengisi dan menghidupkannya dengan berbagai ibadah dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala
Sejarah mencatat sedikitnya ada sepuluh fungsi dan peran masjid pada masa Rasullullah Shallallahu A’laihi wa sallam , khususnya masjid Nabawi ,yaitu sebagai berikut:
1. Tempat menuntut ilmu
2. Tempat ibadah (shalat,dzikir)
3. Tempat syuro(musyawarah) dan konsultasi.
4. Tempat pendidikan
5. Tempat latihan militer dan persiapan alat-alatnya
6. Tempat pengobatan para korban perang
7. Tempat pengadilan dan mendamaikan sengketa
8. Tempat santunan sosial
9. Aula dan tempat menerima tamu
10. Pusat penerangan dan dan informasi serta embelaan agama
Berkaca dari definisi memakmurkan masjiddan sejarah Nabi ,maka setiap bentuk ketaatan kepada Allah bias digolongkan sebagai usaha memakmurkan masjid,diantaranya adalah:
1. Mendirikan dan membangun masjid.Membangun masjid adalah amal pertama memmakmurkan masjid.karena tanpa adanya masjid,bagaimana mungkin kita dapat memakmurkannya?
“barangsiapa membangun masjid karena mengharap wajah Allah maka Allah akan membangunkan semisalnya di surga.”
(HR.Al –Bukhari)
Memperbaiki masjid atau dalam istilahnya peningkatan masjid ,juga termasuk upaya memakmurkan yang akan diganjar oleh Allah di surga .Tentu saja ikhlas sebagai syarat utamanya.
Membersihkan dan mensucikan masjid ,serta memberinya wewangian.
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,” Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk membangun masjid-masjid di perkampungan –pekampungan ,(lalu) dibersihkan dan diberi wewangian.”(HR.Abu Daud)
2. Mendirikan shalat jama’ah di masjid sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Shalat jama’ah lebih utama dua puluh tujuh derajat dari pada shalat sendirian”.(HR.Muslim)
3. Memperbanyak dzikrullah dan tilawah di masjid.
Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda,’’Sesungguhnya masjid-masjid ini tidak pantas digunakan untuk tempat kencing dan berak ,tetapi hanyasaja(dibangun) untuk dzikrullah,shalat,dan membaca Al qur’an”.(HR.Muslim)
4. Memakmurkan masjid dengan taklim,halaqah,dan majlis ilmu lainnya
Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda;
“..dan tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah(masjid),untuk membaca kitabullah(Al Qur’an) dan mempelajarinya diantara mereka,melainkan akan turun ketentraman kepada mereka,rahmat akan menyelimuti mereka ,para malaikat menaungi mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka dihadapan para malaikat di sisi-Nya..(HR.Muslim)
Keutamaan Memakurkan Masjid
Berikut ini diantara yang didapatkan seseorang ketika menjadi pemakmur-pemakmur masjid.
1. Mendapatkan Naungan Allah
“Ada tujuh
golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah ,di hari tak ada lagi naungan selain naungan-Nya..(diantara yang rasul sebutkan )… seorang yang hatinya senantiasa terkait dengan masjid”(HR Bukhari dan Muslim)
Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan makna hadits ini dengan mengatakan,”Hadits ini menunjukkan bahwa keterkaitan seseorang dengan masjid”. (lihat Fathul Bari’ oleh Ibnu Hajar)
2. Tiap langkahnya berbalas derajat dan terampun dosa
“Shalat di masjid itu dilebihkan 25 derajat dari shalat yang dikerjakan di rumah dan di pasar .Sesungguhnya jika salah seorang di antara kalian berwudhu kemudian menyempurnakan wudhunya dan mendatangi masjid dan tak ada keinginan lain kecuali hendak shalat ,maka tidaklah ia melagkah dengan satu langkah pun melainkan Allah mengangkatnya satu derajat dan terhapus darinya satu kesalahan”. (HR muslim)
3. Sakinah,Rahmat,dan disebut namanya di depan malaikat
“Dan tidaklah satu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah,mereka membaca kitab Allah,saling mempelajarinya diantara mereka ,melainkan sakinah(ketenangan) diturunkan kepada mereka ,rahmat Allah akan meliputi mereka,dan para malaikat akan senantiasa menaungi mereka .Pula,Allah akan menyebut nama mereka dihadapan alaikat yang ada disisi-Nya” (HR Muslim)
Dari uraian di atas semoga kita termotivasi untuk memakmurkan masjid yang secara otomatis membuat kita lebih dekat dengan masjid,hati kita akan terpaut dengan masjid..Kita berdoa kepada Allah agar dijadikan pemakmur masjid dan pecinta masjid,sebab masjid adalah tempat yang sangat dicintai oleh Allah subhanahu wa ta’ala sebagai sabda nabinya:
“Tempat yang paling dicintai Allahadalah masjid – masjidnya dan yang paling dibenci oleh Allah adalah pasar-pasarnya.” (HR Muslim)
Wallahu ta’ala a’lam.[]







0 komentar:
Posting Komentar