Selasa, 03 Mei 2016

Kisah di Balik Jilbab

Oleh : Kabar Dakwah, Edisi XIV, September-November 2015



Pada suatu tahun, kaum muslim keluar untuk mencari hilal ramadhan, dipimpin langsung oleh sahabat Nabi yang mulia, Anas bin Malik Al-Anshari. Ketika itu, usia beliau hampir mencapai seratus tahun.
Orang-orang memperhatikan seluruh penjuru langit, namun mereka tidak melihat apapun. Akan tetapi, Anas terus mencari-cari, lalu beliau berkata “Aku telah melihat hilal, itu dia!” sambil menunjuk kelangit dengan tangannya. Padahal, tak seorang pun yang melihatnya selain beliau.
Ketika itu, Iyas bin Mu’awiyah memperhatikan Anas radhiyallahu ‘anhu; ternyata ada sehelai rambut panjang yang berada di alisnya, hingga meenjulur di pelupuk matanya. Dengan santun Iyas meminta izin untuk merapikan Anas yang menjulur itu. Lalu Iyas bertanya, “Apakah Anda masih melihat hilal itu sekarang, wahai sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?”
Anas radhiyallahu ‘anhu menjawab, “Tidak,aku tidak melihatnya. Aku tidak melihatnya.”
(http://kisahmuslim.com/iyas-bin-muawiyah-al-muzanni-tabiin-cerdas-dan-jenius-dimasanya// salah satu redaksi riwayyat ini dalam versi bahsa rab bisa dilihat di http;//www.saaid.net/mktarat/Ramadan/108.htm).
Kadag orang lain menatap aneh pada jilbab Anda yang mengulur kerena merka belum mengenal kriteria jilbab yang dituntunkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kadang orang lain salah paham atas diri Anda karena mereka belum mengenal Anda. Ada sehelai rambut panjang yang menutupi pandangannya.
Bagaikan Iyas yang cerdas, coba Anda rapikan rambut itu agar mereka bisa melihat dengn lebih jelas. Agar mereka bisa melihat syiar Islam yang sedang Anda jalankan. Dengan tangan, Iyas merapikan rambut Anas bin Malik agar pandangan Anas bin Malik lebih jelas. Maka, Anda……
Dengan ucapan salam, runtuhkanlah penghalang antar diri Anda dengan dunia luar. Bila Anda berpapasan dengan sesame muslimah, katakanlah,”Assalamu ‘alaikum.”Tua ataupun muda, jangan sungkan untuk lebih dahulu mengucapkan salam.
Dengan sapaan, cairkan kekakuan antara diri Anda dengan dunia luar. Bila Anda edang belanja sayur, tak ada salahnya memulai percakapan ringan dengan ibu pemilik warung, “Warung sayur ini buka jam berapa ya, Bu?”
Dengan berjabat tangan, tunjukkan kasih sayang sesama muslimah. Bila anda shalat disebuah mesjid dan berjumpa dengan musslimah lain yang lagi shalat, tak ada salahnya Anda mengucapkan salam seraya tersenyum dan menjulurkan tangan.
Mungking orang tidak tahu karena mereka sungkan bertanya kepada Anda. Mungkin mereka sungkan bertanya karena segan menyapa duluan. Jadi, dengan bersikap hangat dan ramah terhadap sesama muslimah, baik tua maupun muda, insyaallah akan sirnalah tanda Tanya dan keheranan yang bergelantungan di benak mereka.

Muslimah…….
Di balik jilbabmu ada hati,

Dan hati itu penuh kasih

cara membuat email baru

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html